Wednesday, March 25, 2009

5 dampak mematikan dari pemanasan global


Hari ini terasa agak aneh, cuaca pagi sangat cerah, lalu di terik matahari turun hujan, agak sore-an sedikit...muncul petir bertubi-tubi di atas langit kota, menjelang magrib...hujan sangat derassss!!! Artinya cuaca mudah sekali berubah, padahal sebelumnya kejadian seperti ini sangat jarang terjadi, namun di bulan maret- yang seharusnya memasuki musim kemarau- cuaca masih diselimuti hujan juga. Ada yang berubah dengan iklim di sekitar kita.
Tahu ngga? Efek dari rumah kaca akan terus berlanjut hingga ribuan tahun, pemanasan global jelas menimbulkan efek pada Bumi. Berikut ini adalah 5 dampak pemanasan global yang mematikan :
1. Meleburnya es di kutub.
Coba tebak, apa akibatnya kalau es di kutub Bumi melebur ?
Pertama, keadaan tsb akan menaikkan permukaan laut. Terdapat 5773000 mil kubik air di kutub, glaciers, dan salju permanen. Menurut National Snow dan Ice Data Center, jika semua glaciers melebur ,tinggi air laut akan meningkat sekitar 230 kaki. Untungnya, hal tersebut tidak akan terjadi secara sekaligus! Tetapi permukaan laut tetap akan meningkat.

Kedua, dengan meleburnya es di kutub keseimbangan ekosistem global akan berubah. Air kutub adalah air tawar, dan air ini akan mencairkan garam laut, atau di dataran Inggris - membuat garam menjadi kurang asin. Proses desalinasi ini akan "menutup" arus laut yang berasal dari Teluk. Akan terjadi ketidakaturan aliran atau shutdown cool di daerah sekitar timur laut Amerika dan Eropa Barat. Untungnya, ada beberapa efek lain yang menjadi lebih lambat.

Ketiga, suhu akan meningkat dan mengubah lanskap di sekitar lingkaran artic dan akan membahayakan beberapa jenis binatang. Hanya yang paling bisa beradaptasi yang akan bertahan.
Keempat, pemanasan global akan semakin bertambah dengan menghilangnya es di kutub. Es kutub tampak terlihat putih, dan memantulkan sinar matahari, hasil pemantulannya banyak yang terpantul kembali ke bumi, akibatnya pendinginan Bumi akan terjadi lebih lanjut. Jika es kutub mencair, satu-satunya yang memantulkan cahaya adalah laut. Sementara kita mengetahui warna gelap dari laut akan menyerap sinar matahari, pemanasan Bumi akan terus berlanjut .

2. Akibat  Ekonomi

Sebagian besar dari efek pemanasan global secara anthropogenic tidak akan baik. Efeknya akan terasa pada suatu negara di dunia manapun yaitu : konsekuensi ekonomi. Artinya pemanasan global akan menimbulkan badai besar yang merusak hingga menimbulkan kerugian milyaran dolar, badai juga menyebabkan kerusakan,menimbulkan banjir,  menimbulkan penyakit, menimbulkan konflik sosial, sehingga perekonomian negara menjadi kacau.



3. Peningkatan intensitas kekeringan dan kemungkinan  gelombang panas.
Meskipun beberapa daerah di Bumi akan menjadi lebih kering  akibat pemanasan global, daerah lain akan menderita serius kekeringan dan gelombang panas. Afrika akan menerima akibat terburuk dari pemanasan global ini, kekeringan juga akan terjadi  di Eropa. Air sudah menjadi komoditas langka yang amat membahayakan  di Afrika, dan menurut Intergovernmental Panel tentang Perubahan Iklim dan  pemanasan global - akan memperuncing keadaan dan dapat mengakibatkan konflik dan perang.




4. Air menjadi  hangat dan badai semakin banyak.
Karena suhu lautan meningkat, sehingga kemungkinan akan lebih sering terjadi badai dengan kekuatan yang juga meningkat. Kondisi  ini terlihat  sejak tahun 2004 dan 2005.




5. Penyebaran penyakit
Akibat negara-negara di utara bumi menjadi lebih hangat, ini menarik serangga yang menyebarkan penyakit  untuk bermigrasi ke utara , tentu saja wabah penyakitnya juga berpindah ke utara. Berkat  pemanasan global - penyakit malaria akan sulit diberantas.


No comments:

Post a Comment

komentar silahkan disini